Tampilkan postingan dengan label alasan mengapa memilih susu kambing etawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alasan mengapa memilih susu kambing etawa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 September 2011

Susu Kambing | Sunnah Rosul yang terlupakan

Assalamu’alaikum. Bapak-bapak dan ibu-ibu yang kami hormati, dalam postingan ini kami tuliskan alas an lain mengapa sebaiknya kita mengkonsumsi susu kambing yang menurut pandangan islam. Susu kambing adalah minuman yang tidak kalah bergizinya dibandingkan dengan susu sapi. Bahkan keluhan-keluhan kesehatan yang sering dijumpai akibat minum susu sapi tidak pernah ditemui beritanya pada orang-orang yang mengkonsumsi susu kambing.

Susu kambing dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang mempunyai alergi terhadap susu sapi. Boleh jadi itulah hikmahnya mengapa dalam riwayat-riwayat shahih tentang kehidupan Nabi Muhammad saw dan sahabat-sahabatnya kita temui kisah mereka minum susu kambing, dan bukan susu sapi!

Namun, manfaat susu kambing sayangnya masih belum disadari oleh kebanyakan kaum muslimin termasuk bangsa Indonesia yang merupakan penduduk muslim terbanyak di dunia.
Sebagaimana di negara-negara Eropa Barat dan Amerika Serikat, di Indonesiapun susu sapi dan berbagai produk olahannya lebih memasyarakat dan lebih mudah dijumpai di pasaran dibandingkan dengan susu kambing.


Rasulullah saw. pernah bersabda sebagaimana yang diriwayatkan dalam HR. Muslim bahwa Islam datang dalam keadaan asing dan pada akhirnya akan datang suatu masa di mana Islam akan menjadi asing kembali. Karena dalam memahami dan mempraktekkan ajaran-ajaran Islam seorang muslim diperintahkan Allah SWT. untuk meneladani Rasulullah saw. (QS. 33: 21), maka dalam sejarahnya terdapat pula masa di mana praktek meneladani semaksimal mungkin seluruh sikap dan perilaku sehari-hari Rasulullah – termasuk kebiasaan makan dan minumnya – mengalami masa awal yang asing dan masa kemudian yang asing pula. Di antara jenis minuman yang biasa diminum oleh Rasulullah saw. adalah susu kambing segar, yakni langsung diminum sesudah diperah dari kambing (kisah Abdullah bin Mas’ud pada masa remaja saat dia menggembalakan kambing milik Uqbah bin Mu’aith). Namun, berapa persen dari penduduk muslim di seluruh dunia ini – terlepas dari kemampuan ekonominya – yang punya kebiasaan minum susu kambing? Atau lebih spesifisik lagi: berapa persen dari seluruh kaum muslimin di dunia ini yang tahu akan manfaat susu kambing?

Sulit untuk menemukan adanya data statistik aktual tentang jumlah konsumsi susu kambing di seluruh dunia, apalagi di negara-negara yang penduduknya sebagian besar muslim karena pada umumnya data internasional tentang produksi, konsumsi dan kebutuhan susu ternak yang didokumentasikan dengan baik adalah untuk susu sapi. Bahkan tidak ada data dunia untuk jumlah populasi ternak ruminant kecil (kambing dan domba) yang dibedakan tujuan produknya (sebagai pemasok daging, serat wol, kulit ataukah susu).

Namun, dari data yang tersedia3 nampak bahwa produsen susu kambing yang paling produktif (dalam kg susu/ekor/tahun) di dunia adalah negara Eropa Barat dan Timur yang sebagian besar penduduknya non-muslim seperti misalnya Perancis (400), Rusia (125), Spanyol (121), Italia (115), dan Yunani (78). Sedangkan di negara-negara yang mayoritas penduduknya muslim seperti Aljazair (47), Irak (35), Sudan (31), Turki (30), Pakistan (17) dan Indonesia (15) produktifitas susu kambingnya sangat rendah. Juga dari muamalah penulis dengan sesama muslim, baik bangsa sendiri maupun bangsa asing yang tinggal di Jerman, dan dari pengamatan terhadap ketersediaan susu sapi dan susu kambing di pasar, toko maupun pusat-pusat perbelanjaan diduga kuat bahwa jawaban atas kedua pertanyaan di atas adalah: tidak banyak. Sebagaimana di berbagai aspek kehidupan lainnya (politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan/keamanan) rupanya dalam hal kebiasaan makan dan minumpun kaum muslimin masih dikuasai oleh arus pemikiran dan politik negara-negara barat.

Padahal Allah SWT. telah berfirman dalam Al Qur’anul Karim: „Maka makanlah yang halal lagi baik (thoyyib) dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah“ (QS. 16 :114). Kebanyakan kaum muslimin baru tiba pada tahap halal, belum sampai tahapan thoyyib. Padahal kalau kita menganalogikan dengan kedudukan sholat wajib dan membayar zakat yang selalu diperintahkan Allah secara bersama-sama dalam sebuah ayat (contohnya di dalam QS. 2: 83, 5: 12, 19: 55 dan 21: 73) untuk menunjukkan pentingnya hal yang kedua yang tidak dapat dipisah-pisahkan dari hal yang pertama (riwayat Abu Bakar Ash Shiddiq r.a. memerangi kaum muslimin yang enggan membayar zakat meskipun mereka tidak meninggalkan sholat), maka semestinya pengetahuan mengkonsumsi makanan dan minuman yang thoyyib pun tidak boleh dipisahkan dari yang halal. Maka hendaknya kita tidak berpuas diri dengan mengetahui makanan dan minuman yang halal saja, melainkan hendaknya kita juga menambah pengetahuan kita akan ke-thoyyib-an makanan dan minuman halal, termasuk susu.


Pada umumnya konsumsi susu ternak dianjurkan karena potensinya sebagai sumber protein dan kalsium yang sangat penting bagi kesehatan manusia. Bahkan sebagai sumber kalsium – dengan pola makan masyarakat yang umumnya sangat kurang konsumsi sayur segarnya – nyaris susu tak bisa digantikan dengan bahan makanan lainnya. Oleh karena itu, pada umumnya ahli pangan dan gizi sangat menganjurkan untuk minum susu setiap hari. Namun, seorang ahli pangan yang sangat memperhatikan pengaruh pola makan terhadap kesehatan dan proses timbul dan sembuhnya berbagai macam penyakit, Norman W. Walker telah membuktikan bahwa susu – kecuali susu kambing segar – adalah bahan makanan yang paling banyak menimbulkan lendir di dalam tubuh manusia. Beliau juga mengamati bahwa susu yang paling cocok untuk dikonsumsi manusia (selain bayi yang belum lepas dari air susu ibu) adalah susu kambing segar. Dinyatakannya pula bahwa pemanasan di atas suhu 48°C justru merusak nilai fisiologis susu kambing dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan karena merangsang timbulnya lendir yang berlebihan – suatu hal yang sangat kontroversial bagi ahli gizi dan teknologi pengolahan pangan pada umumnya.

Di antara gangguan kesehatan yang ditimbulkan dari mengkonsumsi susu sapi adalah kegemukan, asma, infeksi paru-paru, pilek alergi (misal alergi serbuk sari) dan tuberkulosis6, meskipun pada umumnya ahli gizi dan dokter berpendapat bahwa susu sapi dapat menjadi bahan makanan sumber berbagai macam antibodi untuk melawan penyakit.

Allah SWT. telah berfirman bahwa susu adalah minuman yang disediakan-Nya bagi manusia (QS. 16: 66, 23: 21). Allah juga menyebutkan bahwa minuman susu itu mudah ditelan oleh manusia. Dalam istilah ilmu gizi tentunya mudah ditelan ini maksudnya adalah mempunyai arti fisiologis yang baik. Tidak mungkin Allah menjerumuskan hamba-hamba-Nya dengan menunjukkan sumber minuman yang justru menimbulkan berbagai macam penyakit. Maka dalam kontroversi manfaat ataukah kerugian yang akan kita rasakan sesudah mengkonsumsi susu sapi perlu dikaji secara menyeluruh, bukan hanya untuk satu jenis gangguan kesehatan semata. Kalau dikatakan susu sapi bisa menjadi sumber antibodi untuk melawan penyakit tertentu, sedangkan di sisi lain status kesehatan orang yang bersangkutan tidak dimonitor secara menyeluruh (misal alergi tetap ada dan berat badan semakin bertambah tanpa bisa dikontrol), maka boleh jadi memang ada manfaat dari susu sapi bagi kesehatan manusia di samping banyak mudhorot yang ditimbulkannya. Ini mirip dengan yang telah berlaku bagi minuman keras (khamr), tapi dalam khamr ini Allah jelas-jelas telah membongkar rahasianya dengan berfirman bahwa di dalam khamr memang bisa ditemui ada manfaatnya (paradoks Perancis dengan khamr anggur merahnya), namun kemudhorotannya jauh lebih besar. Dengan demikian maka besarnya konsumsi susu sapi oleh kaum muslimin selama ini bisa jadi hanya disebabkan oleh keterbatasan ilmu manusia yang keliru dalam menafsirkan ayat tentang susu dalam Al Qur’an sebagai susu ternak apa saja termasuk sapi, sedangkan seharusnya adalah susu kambing. Bukti-bukti ilmiah tentang manfaat susu kambing terhadap kesehatan sebetulnya telah diperoleh manusia hanya saja secara umum publikasinya masih kalah dibandingkan dengan susu sapi.


Sesudah mengetahui sangat banyaknya manfaat susu kambing dibandingkan dengan susu sapi, maka tentu timbul pertanyaan: Mengapa di Indonesia sulit dijumpai produk susu kambing di toko-toko atau di supermarket- supermarket? Bukankah kambing bisa hidup di iklim negara kita? Apakah memang budidaya kambing itu sulit alias tidak prospektif dari sudut pandang ekonomi? Telah diteliti bahwa budidayakambing sangat potensial dan realistis untuk dikembangkan di negara-negara yang sedang berkembang dengan iklim tropis

Dari Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Balai Penelitian Ternak di Bogor dapat disimpulkan bahwa kondisi lingkungan di Indonesia sangat cocok bagi budidaya kambing dari jenis yang bisa dijadikan sekaligus pemasok susu dan daging, yakni peranakan antara kambing kacang dan kambing Etawah yang berasal dari India dan dikenal dengan kambing PE. Dalam laporan penelitian itu disarankan agar ternak kambing yang jantan dibesarkan untuk dimanfaatkan dagingnya, sedangkan ternak yang betina dibesarkan untuk diambil susunya. Diperhitungkan bahwa satu ekor kambing PE dapat mencukupi kebutuhan protein hewani asal susu untuk sebuah keluarga dengan 5 orang anggota keluarga. Budidaya kambing PE ini sudah menunjukkan keberhasilan di beberapa daerah sehingga sangat potensial untuk dijadikan proyek nasional bagi negara kita yang mayoritas penduduknya masih sangat rendah status gizi dan kemampuan ekonominya.

Jadi, apa lagi yang perlu kita tunggu? Di satu sisi kita dapat menaikkan taraf kesehatan masyarakat dengan menyediakan sumber protein hewani yang halal dan thoyyib, dan menaikkan taraf ekonomi rakyat di pedesaan-pedesaan melalui usaha budidaya kambing ini. Di sisi lain kita dapat melestarikan salah satu sunnah Rasulullah yang telah banyak dilupakan orang di negara yang mayoritas penduduknya muslim. Kita bisa mengambil pelajaran dari negara tetangga kita Malaysia yang telah sukses lebih dahulu dalam mempromosikan pentingnya peran susu kambing ini secara profesional.

Oleh karena itu sudah saatnya para ahli teknologi pengolahan pangan, ahli gizi, ekonom, ahli budidaya ternak dan jajaran pimpinan di pemerintahan memikirkan lebih serius lagi dan saling bekerja sama dalam memasyarakatkan peran penting susu kambing ini dan meningkatkan produksinya. Dalam hal ini ada dua hal penting yang perlu mendapatkan prioritas: peningkatan produksi susu dengan tetap memperhatikan kesehatan ternak dan lingkungan, dan peningkatan keamanan/higiene susu, terutama karena manfaat kesehatan susu kambing sangat berkurang akibat pemanasan, sedangkan pada umumnya untuk keamanan dan pengawetan produk susu perlu dipanaskan.

Demikian postingan ini kami sampaikan, semoga semakin menambah kemantaban Bapak/ibu untuk mengkonsumsi susu kambing



 

Susu Kambing | Sunnah Rosul yang terlupakan

Assalamu’alaikum. Bapak-bapak dan ibu-ibu yang kami hormati, dalam postingan ini kami tuliskan alas an lain mengapa sebaiknya kita mengkonsumsi susu kambing yang menurut pandangan islam. Susu kambing adalah minuman yang tidak kalah bergizinya dibandingkan dengan susu sapi. Bahkan keluhan-keluhan kesehatan yang sering dijumpai akibat minum susu sapi tidak pernah ditemui beritanya pada orang-orang yang mengkonsumsi susu kambing.

Susu kambing dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang mempunyai alergi terhadap susu sapi. Boleh jadi itulah hikmahnya mengapa dalam riwayat-riwayat shahih tentang kehidupan Nabi Muhammad saw dan sahabat-sahabatnya kita temui kisah mereka minum susu kambing, dan bukan susu sapi!

Namun, manfaat susu kambing sayangnya masih belum disadari oleh kebanyakan kaum muslimin termasuk bangsa Indonesia yang merupakan penduduk muslim terbanyak di dunia.
Sebagaimana di negara-negara Eropa Barat dan Amerika Serikat, di Indonesiapun susu sapi dan berbagai produk olahannya lebih memasyarakat dan lebih mudah dijumpai di pasaran dibandingkan dengan susu kambing.


Rasulullah saw. pernah bersabda sebagaimana yang diriwayatkan dalam HR. Muslim bahwa Islam datang dalam keadaan asing dan pada akhirnya akan datang suatu masa di mana Islam akan menjadi asing kembali. Karena dalam memahami dan mempraktekkan ajaran-ajaran Islam seorang muslim diperintahkan Allah SWT. untuk meneladani Rasulullah saw. (QS. 33: 21), maka dalam sejarahnya terdapat pula masa di mana praktek meneladani semaksimal mungkin seluruh sikap dan perilaku sehari-hari Rasulullah – termasuk kebiasaan makan dan minumnya – mengalami masa awal yang asing dan masa kemudian yang asing pula. Di antara jenis minuman yang biasa diminum oleh Rasulullah saw. adalah susu kambing segar, yakni langsung diminum sesudah diperah dari kambing (kisah Abdullah bin Mas’ud pada masa remaja saat dia menggembalakan kambing milik Uqbah bin Mu’aith). Namun, berapa persen dari penduduk muslim di seluruh dunia ini – terlepas dari kemampuan ekonominya – yang punya kebiasaan minum susu kambing? Atau lebih spesifisik lagi: berapa persen dari seluruh kaum muslimin di dunia ini yang tahu akan manfaat susu kambing?

Sulit untuk menemukan adanya data statistik aktual tentang jumlah konsumsi susu kambing di seluruh dunia, apalagi di negara-negara yang penduduknya sebagian besar muslim karena pada umumnya data internasional tentang produksi, konsumsi dan kebutuhan susu ternak yang didokumentasikan dengan baik adalah untuk susu sapi. Bahkan tidak ada data dunia untuk jumlah populasi ternak ruminant kecil (kambing dan domba) yang dibedakan tujuan produknya (sebagai pemasok daging, serat wol, kulit ataukah susu).

Namun, dari data yang tersedia3 nampak bahwa produsen susu kambing yang paling produktif (dalam kg susu/ekor/tahun) di dunia adalah negara Eropa Barat dan Timur yang sebagian besar penduduknya non-muslim seperti misalnya Perancis (400), Rusia (125), Spanyol (121), Italia (115), dan Yunani (78). Sedangkan di negara-negara yang mayoritas penduduknya muslim seperti Aljazair (47), Irak (35), Sudan (31), Turki (30), Pakistan (17) dan Indonesia (15) produktifitas susu kambingnya sangat rendah. Juga dari muamalah penulis dengan sesama muslim, baik bangsa sendiri maupun bangsa asing yang tinggal di Jerman, dan dari pengamatan terhadap ketersediaan susu sapi dan susu kambing di pasar, toko maupun pusat-pusat perbelanjaan diduga kuat bahwa jawaban atas kedua pertanyaan di atas adalah: tidak banyak. Sebagaimana di berbagai aspek kehidupan lainnya (politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan/keamanan) rupanya dalam hal kebiasaan makan dan minumpun kaum muslimin masih dikuasai oleh arus pemikiran dan politik negara-negara barat.

Padahal Allah SWT. telah berfirman dalam Al Qur’anul Karim: „Maka makanlah yang halal lagi baik (thoyyib) dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah“ (QS. 16 :114). Kebanyakan kaum muslimin baru tiba pada tahap halal, belum sampai tahapan thoyyib. Padahal kalau kita menganalogikan dengan kedudukan sholat wajib dan membayar zakat yang selalu diperintahkan Allah secara bersama-sama dalam sebuah ayat (contohnya di dalam QS. 2: 83, 5: 12, 19: 55 dan 21: 73) untuk menunjukkan pentingnya hal yang kedua yang tidak dapat dipisah-pisahkan dari hal yang pertama (riwayat Abu Bakar Ash Shiddiq r.a. memerangi kaum muslimin yang enggan membayar zakat meskipun mereka tidak meninggalkan sholat), maka semestinya pengetahuan mengkonsumsi makanan dan minuman yang thoyyib pun tidak boleh dipisahkan dari yang halal. Maka hendaknya kita tidak berpuas diri dengan mengetahui makanan dan minuman yang halal saja, melainkan hendaknya kita juga menambah pengetahuan kita akan ke-thoyyib-an makanan dan minuman halal, termasuk susu.


Pada umumnya konsumsi susu ternak dianjurkan karena potensinya sebagai sumber protein dan kalsium yang sangat penting bagi kesehatan manusia. Bahkan sebagai sumber kalsium – dengan pola makan masyarakat yang umumnya sangat kurang konsumsi sayur segarnya – nyaris susu tak bisa digantikan dengan bahan makanan lainnya. Oleh karena itu, pada umumnya ahli pangan dan gizi sangat menganjurkan untuk minum susu setiap hari. Namun, seorang ahli pangan yang sangat memperhatikan pengaruh pola makan terhadap kesehatan dan proses timbul dan sembuhnya berbagai macam penyakit, Norman W. Walker telah membuktikan bahwa susu – kecuali susu kambing segar – adalah bahan makanan yang paling banyak menimbulkan lendir di dalam tubuh manusia. Beliau juga mengamati bahwa susu yang paling cocok untuk dikonsumsi manusia (selain bayi yang belum lepas dari air susu ibu) adalah susu kambing segar. Dinyatakannya pula bahwa pemanasan di atas suhu 48°C justru merusak nilai fisiologis susu kambing dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan karena merangsang timbulnya lendir yang berlebihan – suatu hal yang sangat kontroversial bagi ahli gizi dan teknologi pengolahan pangan pada umumnya.

Di antara gangguan kesehatan yang ditimbulkan dari mengkonsumsi susu sapi adalah kegemukan, asma, infeksi paru-paru, pilek alergi (misal alergi serbuk sari) dan tuberkulosis6, meskipun pada umumnya ahli gizi dan dokter berpendapat bahwa susu sapi dapat menjadi bahan makanan sumber berbagai macam antibodi untuk melawan penyakit.

Allah SWT. telah berfirman bahwa susu adalah minuman yang disediakan-Nya bagi manusia (QS. 16: 66, 23: 21). Allah juga menyebutkan bahwa minuman susu itu mudah ditelan oleh manusia. Dalam istilah ilmu gizi tentunya mudah ditelan ini maksudnya adalah mempunyai arti fisiologis yang baik. Tidak mungkin Allah menjerumuskan hamba-hamba-Nya dengan menunjukkan sumber minuman yang justru menimbulkan berbagai macam penyakit. Maka dalam kontroversi manfaat ataukah kerugian yang akan kita rasakan sesudah mengkonsumsi susu sapi perlu dikaji secara menyeluruh, bukan hanya untuk satu jenis gangguan kesehatan semata. Kalau dikatakan susu sapi bisa menjadi sumber antibodi untuk melawan penyakit tertentu, sedangkan di sisi lain status kesehatan orang yang bersangkutan tidak dimonitor secara menyeluruh (misal alergi tetap ada dan berat badan semakin bertambah tanpa bisa dikontrol), maka boleh jadi memang ada manfaat dari susu sapi bagi kesehatan manusia di samping banyak mudhorot yang ditimbulkannya. Ini mirip dengan yang telah berlaku bagi minuman keras (khamr), tapi dalam khamr ini Allah jelas-jelas telah membongkar rahasianya dengan berfirman bahwa di dalam khamr memang bisa ditemui ada manfaatnya (paradoks Perancis dengan khamr anggur merahnya), namun kemudhorotannya jauh lebih besar. Dengan demikian maka besarnya konsumsi susu sapi oleh kaum muslimin selama ini bisa jadi hanya disebabkan oleh keterbatasan ilmu manusia yang keliru dalam menafsirkan ayat tentang susu dalam Al Qur’an sebagai susu ternak apa saja termasuk sapi, sedangkan seharusnya adalah susu kambing. Bukti-bukti ilmiah tentang manfaat susu kambing terhadap kesehatan sebetulnya telah diperoleh manusia hanya saja secara umum publikasinya masih kalah dibandingkan dengan susu sapi.


Sesudah mengetahui sangat banyaknya manfaat susu kambing dibandingkan dengan susu sapi, maka tentu timbul pertanyaan: Mengapa di Indonesia sulit dijumpai produk susu kambing di toko-toko atau di supermarket- supermarket? Bukankah kambing bisa hidup di iklim negara kita? Apakah memang budidaya kambing itu sulit alias tidak prospektif dari sudut pandang ekonomi? Telah diteliti bahwa budidayakambing sangat potensial dan realistis untuk dikembangkan di negara-negara yang sedang berkembang dengan iklim tropis

Dari Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Balai Penelitian Ternak di Bogor dapat disimpulkan bahwa kondisi lingkungan di Indonesia sangat cocok bagi budidaya kambing dari jenis yang bisa dijadikan sekaligus pemasok susu dan daging, yakni peranakan antara kambing kacang dan kambing Etawah yang berasal dari India dan dikenal dengan kambing PE. Dalam laporan penelitian itu disarankan agar ternak kambing yang jantan dibesarkan untuk dimanfaatkan dagingnya, sedangkan ternak yang betina dibesarkan untuk diambil susunya. Diperhitungkan bahwa satu ekor kambing PE dapat mencukupi kebutuhan protein hewani asal susu untuk sebuah keluarga dengan 5 orang anggota keluarga. Budidaya kambing PE ini sudah menunjukkan keberhasilan di beberapa daerah sehingga sangat potensial untuk dijadikan proyek nasional bagi negara kita yang mayoritas penduduknya masih sangat rendah status gizi dan kemampuan ekonominya.

Jadi, apa lagi yang perlu kita tunggu? Di satu sisi kita dapat menaikkan taraf kesehatan masyarakat dengan menyediakan sumber protein hewani yang halal dan thoyyib, dan menaikkan taraf ekonomi rakyat di pedesaan-pedesaan melalui usaha budidaya kambing ini. Di sisi lain kita dapat melestarikan salah satu sunnah Rasulullah yang telah banyak dilupakan orang di negara yang mayoritas penduduknya muslim. Kita bisa mengambil pelajaran dari negara tetangga kita Malaysia yang telah sukses lebih dahulu dalam mempromosikan pentingnya peran susu kambing ini secara profesional.

Oleh karena itu sudah saatnya para ahli teknologi pengolahan pangan, ahli gizi, ekonom, ahli budidaya ternak dan jajaran pimpinan di pemerintahan memikirkan lebih serius lagi dan saling bekerja sama dalam memasyarakatkan peran penting susu kambing ini dan meningkatkan produksinya. Dalam hal ini ada dua hal penting yang perlu mendapatkan prioritas: peningkatan produksi susu dengan tetap memperhatikan kesehatan ternak dan lingkungan, dan peningkatan keamanan/higiene susu, terutama karena manfaat kesehatan susu kambing sangat berkurang akibat pemanasan, sedangkan pada umumnya untuk keamanan dan pengawetan produk susu perlu dipanaskan.

Demikian postingan ini kami sampaikan, semoga semakin menambah kemantaban Bapak/ibu untuk mengkonsumsi susu kambing



 

Susu Kambing | Sunnah Rosul yang terlupakan

Assalamu’alaikum. Bapak-bapak dan ibu-ibu yang kami hormati, dalam postingan ini kami tuliskan alas an lain mengapa sebaiknya kita mengkonsumsi susu kambing yang menurut pandangan islam. Susu kambing adalah minuman yang tidak kalah bergizinya dibandingkan dengan susu sapi. Bahkan keluhan-keluhan kesehatan yang sering dijumpai akibat minum susu sapi tidak pernah ditemui beritanya pada orang-orang yang mengkonsumsi susu kambing.

Susu kambing dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang mempunyai alergi terhadap susu sapi. Boleh jadi itulah hikmahnya mengapa dalam riwayat-riwayat shahih tentang kehidupan Nabi Muhammad saw dan sahabat-sahabatnya kita temui kisah mereka minum susu kambing, dan bukan susu sapi!

Namun, manfaat susu kambing sayangnya masih belum disadari oleh kebanyakan kaum muslimin termasuk bangsa Indonesia yang merupakan penduduk muslim terbanyak di dunia.
Sebagaimana di negara-negara Eropa Barat dan Amerika Serikat, di Indonesiapun susu sapi dan berbagai produk olahannya lebih memasyarakat dan lebih mudah dijumpai di pasaran dibandingkan dengan susu kambing.


Rasulullah saw. pernah bersabda sebagaimana yang diriwayatkan dalam HR. Muslim bahwa Islam datang dalam keadaan asing dan pada akhirnya akan datang suatu masa di mana Islam akan menjadi asing kembali. Karena dalam memahami dan mempraktekkan ajaran-ajaran Islam seorang muslim diperintahkan Allah SWT. untuk meneladani Rasulullah saw. (QS. 33: 21), maka dalam sejarahnya terdapat pula masa di mana praktek meneladani semaksimal mungkin seluruh sikap dan perilaku sehari-hari Rasulullah – termasuk kebiasaan makan dan minumnya – mengalami masa awal yang asing dan masa kemudian yang asing pula. Di antara jenis minuman yang biasa diminum oleh Rasulullah saw. adalah susu kambing segar, yakni langsung diminum sesudah diperah dari kambing (kisah Abdullah bin Mas’ud pada masa remaja saat dia menggembalakan kambing milik Uqbah bin Mu’aith). Namun, berapa persen dari penduduk muslim di seluruh dunia ini – terlepas dari kemampuan ekonominya – yang punya kebiasaan minum susu kambing? Atau lebih spesifisik lagi: berapa persen dari seluruh kaum muslimin di dunia ini yang tahu akan manfaat susu kambing?

Sulit untuk menemukan adanya data statistik aktual tentang jumlah konsumsi susu kambing di seluruh dunia, apalagi di negara-negara yang penduduknya sebagian besar muslim karena pada umumnya data internasional tentang produksi, konsumsi dan kebutuhan susu ternak yang didokumentasikan dengan baik adalah untuk susu sapi. Bahkan tidak ada data dunia untuk jumlah populasi ternak ruminant kecil (kambing dan domba) yang dibedakan tujuan produknya (sebagai pemasok daging, serat wol, kulit ataukah susu).

Namun, dari data yang tersedia3 nampak bahwa produsen susu kambing yang paling produktif (dalam kg susu/ekor/tahun) di dunia adalah negara Eropa Barat dan Timur yang sebagian besar penduduknya non-muslim seperti misalnya Perancis (400), Rusia (125), Spanyol (121), Italia (115), dan Yunani (78). Sedangkan di negara-negara yang mayoritas penduduknya muslim seperti Aljazair (47), Irak (35), Sudan (31), Turki (30), Pakistan (17) dan Indonesia (15) produktifitas susu kambingnya sangat rendah. Juga dari muamalah penulis dengan sesama muslim, baik bangsa sendiri maupun bangsa asing yang tinggal di Jerman, dan dari pengamatan terhadap ketersediaan susu sapi dan susu kambing di pasar, toko maupun pusat-pusat perbelanjaan diduga kuat bahwa jawaban atas kedua pertanyaan di atas adalah: tidak banyak. Sebagaimana di berbagai aspek kehidupan lainnya (politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan/keamanan) rupanya dalam hal kebiasaan makan dan minumpun kaum muslimin masih dikuasai oleh arus pemikiran dan politik negara-negara barat.

Padahal Allah SWT. telah berfirman dalam Al Qur’anul Karim: „Maka makanlah yang halal lagi baik (thoyyib) dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah“ (QS. 16 :114). Kebanyakan kaum muslimin baru tiba pada tahap halal, belum sampai tahapan thoyyib. Padahal kalau kita menganalogikan dengan kedudukan sholat wajib dan membayar zakat yang selalu diperintahkan Allah secara bersama-sama dalam sebuah ayat (contohnya di dalam QS. 2: 83, 5: 12, 19: 55 dan 21: 73) untuk menunjukkan pentingnya hal yang kedua yang tidak dapat dipisah-pisahkan dari hal yang pertama (riwayat Abu Bakar Ash Shiddiq r.a. memerangi kaum muslimin yang enggan membayar zakat meskipun mereka tidak meninggalkan sholat), maka semestinya pengetahuan mengkonsumsi makanan dan minuman yang thoyyib pun tidak boleh dipisahkan dari yang halal. Maka hendaknya kita tidak berpuas diri dengan mengetahui makanan dan minuman yang halal saja, melainkan hendaknya kita juga menambah pengetahuan kita akan ke-thoyyib-an makanan dan minuman halal, termasuk susu.


Pada umumnya konsumsi susu ternak dianjurkan karena potensinya sebagai sumber protein dan kalsium yang sangat penting bagi kesehatan manusia. Bahkan sebagai sumber kalsium – dengan pola makan masyarakat yang umumnya sangat kurang konsumsi sayur segarnya – nyaris susu tak bisa digantikan dengan bahan makanan lainnya. Oleh karena itu, pada umumnya ahli pangan dan gizi sangat menganjurkan untuk minum susu setiap hari. Namun, seorang ahli pangan yang sangat memperhatikan pengaruh pola makan terhadap kesehatan dan proses timbul dan sembuhnya berbagai macam penyakit, Norman W. Walker telah membuktikan bahwa susu – kecuali susu kambing segar – adalah bahan makanan yang paling banyak menimbulkan lendir di dalam tubuh manusia. Beliau juga mengamati bahwa susu yang paling cocok untuk dikonsumsi manusia (selain bayi yang belum lepas dari air susu ibu) adalah susu kambing segar. Dinyatakannya pula bahwa pemanasan di atas suhu 48°C justru merusak nilai fisiologis susu kambing dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan karena merangsang timbulnya lendir yang berlebihan – suatu hal yang sangat kontroversial bagi ahli gizi dan teknologi pengolahan pangan pada umumnya.

Di antara gangguan kesehatan yang ditimbulkan dari mengkonsumsi susu sapi adalah kegemukan, asma, infeksi paru-paru, pilek alergi (misal alergi serbuk sari) dan tuberkulosis6, meskipun pada umumnya ahli gizi dan dokter berpendapat bahwa susu sapi dapat menjadi bahan makanan sumber berbagai macam antibodi untuk melawan penyakit.

Allah SWT. telah berfirman bahwa susu adalah minuman yang disediakan-Nya bagi manusia (QS. 16: 66, 23: 21). Allah juga menyebutkan bahwa minuman susu itu mudah ditelan oleh manusia. Dalam istilah ilmu gizi tentunya mudah ditelan ini maksudnya adalah mempunyai arti fisiologis yang baik. Tidak mungkin Allah menjerumuskan hamba-hamba-Nya dengan menunjukkan sumber minuman yang justru menimbulkan berbagai macam penyakit. Maka dalam kontroversi manfaat ataukah kerugian yang akan kita rasakan sesudah mengkonsumsi susu sapi perlu dikaji secara menyeluruh, bukan hanya untuk satu jenis gangguan kesehatan semata. Kalau dikatakan susu sapi bisa menjadi sumber antibodi untuk melawan penyakit tertentu, sedangkan di sisi lain status kesehatan orang yang bersangkutan tidak dimonitor secara menyeluruh (misal alergi tetap ada dan berat badan semakin bertambah tanpa bisa dikontrol), maka boleh jadi memang ada manfaat dari susu sapi bagi kesehatan manusia di samping banyak mudhorot yang ditimbulkannya. Ini mirip dengan yang telah berlaku bagi minuman keras (khamr), tapi dalam khamr ini Allah jelas-jelas telah membongkar rahasianya dengan berfirman bahwa di dalam khamr memang bisa ditemui ada manfaatnya (paradoks Perancis dengan khamr anggur merahnya), namun kemudhorotannya jauh lebih besar. Dengan demikian maka besarnya konsumsi susu sapi oleh kaum muslimin selama ini bisa jadi hanya disebabkan oleh keterbatasan ilmu manusia yang keliru dalam menafsirkan ayat tentang susu dalam Al Qur’an sebagai susu ternak apa saja termasuk sapi, sedangkan seharusnya adalah susu kambing. Bukti-bukti ilmiah tentang manfaat susu kambing terhadap kesehatan sebetulnya telah diperoleh manusia hanya saja secara umum publikasinya masih kalah dibandingkan dengan susu sapi.


Sesudah mengetahui sangat banyaknya manfaat susu kambing dibandingkan dengan susu sapi, maka tentu timbul pertanyaan: Mengapa di Indonesia sulit dijumpai produk susu kambing di toko-toko atau di supermarket- supermarket? Bukankah kambing bisa hidup di iklim negara kita? Apakah memang budidaya kambing itu sulit alias tidak prospektif dari sudut pandang ekonomi? Telah diteliti bahwa budidayakambing sangat potensial dan realistis untuk dikembangkan di negara-negara yang sedang berkembang dengan iklim tropis

Dari Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Balai Penelitian Ternak di Bogor dapat disimpulkan bahwa kondisi lingkungan di Indonesia sangat cocok bagi budidaya kambing dari jenis yang bisa dijadikan sekaligus pemasok susu dan daging, yakni peranakan antara kambing kacang dan kambing Etawah yang berasal dari India dan dikenal dengan kambing PE. Dalam laporan penelitian itu disarankan agar ternak kambing yang jantan dibesarkan untuk dimanfaatkan dagingnya, sedangkan ternak yang betina dibesarkan untuk diambil susunya. Diperhitungkan bahwa satu ekor kambing PE dapat mencukupi kebutuhan protein hewani asal susu untuk sebuah keluarga dengan 5 orang anggota keluarga. Budidaya kambing PE ini sudah menunjukkan keberhasilan di beberapa daerah sehingga sangat potensial untuk dijadikan proyek nasional bagi negara kita yang mayoritas penduduknya masih sangat rendah status gizi dan kemampuan ekonominya.

Jadi, apa lagi yang perlu kita tunggu? Di satu sisi kita dapat menaikkan taraf kesehatan masyarakat dengan menyediakan sumber protein hewani yang halal dan thoyyib, dan menaikkan taraf ekonomi rakyat di pedesaan-pedesaan melalui usaha budidaya kambing ini. Di sisi lain kita dapat melestarikan salah satu sunnah Rasulullah yang telah banyak dilupakan orang di negara yang mayoritas penduduknya muslim. Kita bisa mengambil pelajaran dari negara tetangga kita Malaysia yang telah sukses lebih dahulu dalam mempromosikan pentingnya peran susu kambing ini secara profesional.

Oleh karena itu sudah saatnya para ahli teknologi pengolahan pangan, ahli gizi, ekonom, ahli budidaya ternak dan jajaran pimpinan di pemerintahan memikirkan lebih serius lagi dan saling bekerja sama dalam memasyarakatkan peran penting susu kambing ini dan meningkatkan produksinya. Dalam hal ini ada dua hal penting yang perlu mendapatkan prioritas: peningkatan produksi susu dengan tetap memperhatikan kesehatan ternak dan lingkungan, dan peningkatan keamanan/higiene susu, terutama karena manfaat kesehatan susu kambing sangat berkurang akibat pemanasan, sedangkan pada umumnya untuk keamanan dan pengawetan produk susu perlu dipanaskan.

Demikian postingan ini kami sampaikan, semoga semakin menambah kemantaban Bapak/ibu untuk mengkonsumsi susu kambing



 

Selasa, 16 Agustus 2011

CONTOH TEKS PRESENTASI

Assalamu'alaikum wr.wb

Yang kami hormati Bapak RT:02/10 Desa Suka Susu dan Pengurusnya, yang kami hormati Bapak-Bapak warga RT: 02/10 Desa suka susu. Pertama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan YME bahwa hari ini kita dapat bertatap muka untuk bersilaturrohni dalam rangka Pertemuan rutin warga RT: 02/10 Desa Suka susu.
Yang kedua kami ucapkan terimakasih atas sambutan dan waktu yang telah diberikan kepada kami untuk sedikit memberikan sosialisasi tentang susu kambing etawa sekaligus promosi akan produk kami yang super hembat ini.
Sebelumnya, perkenalkan dulu apabila ketemu di jalan ataupun di mana saja, tolong jangan dipanggil MAS SUSU atau MAS KAMBING ya pak, nama saya Cipto Danang, rumah saya Jl. jambu Raya 42 Jajar Surakarta. Saat ini saya bekerja sebagai marketing di SARI MADU UTAMA . yang beralamat di jalan Jl. Jambu Raya 42 Surakarta.Kehadiran kami disini untuk mensosialisasikan manfaat susu kambing etawa sekaligus promosi produk kami ini.
Bapak-bapak yang kami hormati, Kambing etawa adalah kambing peranakan dari kawin silang antara kambing India yang dibawa oleh penjajah Belanda pada masa itu dengan kambing lokal asal Purworejo. Ciri-ciri kambing ini pak, tubuhnya besar, tinggi dan telinga panjang. Makannya 80 % kulit kedelai dan 20 % nya baru rumput pilihan. Harga anak kambing ini Rp. 3.000.000,- dan jika sudah siap diperah harganya bisa mencapai Rp. 8.000.000,-
Saat ini kambing etawa sedang marak-maraknya di budidayakan karena banyak penelitian akan manfaat susu kambingnya yang terkenal mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Bapak-bapak yang kami hormati, sayangnya masyarakat kita belum begitu memahami dan mengerti akan manfaat ini. Selain itu ada mitos yang beredar di masyarakat bahwa minum susu kambing dapat menyebabkan darah tinggi. Hal ini tidak benar pak, justru susu kambing mampu menurunkan darah tinggi dan menaikkan darah rendah. Hal tersebut karena dalam kandungan susu kambing etawa terdapat senyawa yang bernama KALIUM yang berfungsi sebagai penstabil tekanan darah. Apabila Bapak makan dagingnya mungkin dapat menyebabkan darah tinggi, akan tetapi minum susunya malah justru menstabilkan tekanan darah, malah dapat menyembuhkan stroke pula.
Bapak-bapak yang kami hormati, fungsi yang lain adalah terapi penyakit Asma, Bronkitis dan paru-paru. Karena terdapat senyawa Flourin dan Betakasein. Ada kesaksian dari Ibu Bayanah, rumahnya di Semanggi RT:01/19 Surakarta, beliau sudah bertahun-tahun mengkonsumsi obat dari dokter sampai bosen minum obat, tapi setelah saya kenalkan dengan produk ALIIFA ini, dan mengkonsumsi susu ini habis 3 dos alhamdulillah sekarang tidak minum obat lagi. Dan alhamdulllah Asmanya sudah sembuh.
Bapak-bapak yang kami hormati, fungsi yang lain dari susu kambing ini adalah sebagai obat terapi untuk berpenyakit Maag Kronis, yang biasanya diawali dengan naiknya asam lambung. tanda-tandanya apabila pagi hari Bapak-Bapak mau gosok gigi akan terasa mutah. Berarti asam lambung bapak tinggi. Jangan dibiarkan, karena dapat membahayakan lambung, minum susu kambing ini karena susu ini mengandung senyawa yang namanya Mineral Alkalin yang mempunyai sifat Basa, sehingga akan menetralisir kelebihan asam dalam lambung. Jika sudah terlambat, ya ga pa pa lah. coba minum secara teratur susu ini, pasti sembuh.
Bapak-bapak yang kami hormati, susu ini sangat cocok juga untuk berbagai keluhan tulang, Osteoporosis, Pengapuran tulang, ataupun asam urat. karena susu ini mengandung Kalsium yang tinggi di bandingkan susu sapi.
Untuk anak-anak juga baik pak / bu, yaitu apabila anak-anak Bapak/ ibu yang alergi terhadap susu sapi yang biasanya kalo minum susu sering gatalan, atau bisulan, cobalah diberi susu ini, insyaAllah tidak akan bisulan lagi, karena susu ini terdapat senyawa yang namanya Lactoglobulin yang berfungsi sebagai penahan protein yang berlebih.
Dan masih banyak lagi manfaat dari susu kambing ALIIFA ini pak/bu, bisa bapak baca di brosur yang kami bagikan tadi.
Untuk cara mengkonsumsi Bapak/Ibu, untuk terapi penyembuhan minumlah 2 kali sehari sebanyak 2 sendok makan, yaitu pagi hari dan sebelum tidur. Untuk pencegahan dan menjaga kebugaran tubuh minumlah 1 kali sehari saja ketika akan tidur. Untuk anak-anak cukup 1 sendok makan.
Untuk harganya Bapak/Ibu, karena ini harga promosi, harganya Rp. 35.000 satu kotak. Bunga mawar bunga melati jangan ditawar udah harga mati.
Dan setiap pembelian satu kotak susu dapat hadiah langsung tanpa diundi. Hadiahnya TAS CANTIK BERWARNA HITAM ( sambil praktekkan masukkan susu ke tas kresek ).
Demikian kiranya penjelasan kami, apabila kurang jelas bisa hubungi kami di nomor telpon yang ada di brosur.
Terimakasih atas perhatiannya, SANTEN PARUTAN KLOPO, MENAWI WONTEN LEPAT NYUWUN PANGAPURO. Wassalamu'alaikum wr wb



 

CONTOH TEKS PRESENTASI

Assalamu'alaikum wr.wb

Yang kami hormati Bapak RT:02/10 Desa Suka Susu dan Pengurusnya, yang kami hormati Bapak-Bapak warga RT: 02/10 Desa suka susu. Pertama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan YME bahwa hari ini kita dapat bertatap muka untuk bersilaturrohni dalam rangka Pertemuan rutin warga RT: 02/10 Desa Suka susu.
Yang kedua kami ucapkan terimakasih atas sambutan dan waktu yang telah diberikan kepada kami untuk sedikit memberikan sosialisasi tentang susu kambing etawa sekaligus promosi akan produk kami yang super hembat ini.
Sebelumnya, perkenalkan dulu apabila ketemu di jalan ataupun di mana saja, tolong jangan dipanggil MAS SUSU atau MAS KAMBING ya pak, nama saya Cipto Danang, rumah saya Jl. jambu Raya 42 Jajar Surakarta. Saat ini saya bekerja sebagai marketing di SARI MADU UTAMA . yang beralamat di jalan Jl. Jambu Raya 42 Surakarta.Kehadiran kami disini untuk mensosialisasikan manfaat susu kambing etawa sekaligus promosi produk kami ini.
Bapak-bapak yang kami hormati, Kambing etawa adalah kambing peranakan dari kawin silang antara kambing India yang dibawa oleh penjajah Belanda pada masa itu dengan kambing lokal asal Purworejo. Ciri-ciri kambing ini pak, tubuhnya besar, tinggi dan telinga panjang. Makannya 80 % kulit kedelai dan 20 % nya baru rumput pilihan. Harga anak kambing ini Rp. 3.000.000,- dan jika sudah siap diperah harganya bisa mencapai Rp. 8.000.000,-
Saat ini kambing etawa sedang marak-maraknya di budidayakan karena banyak penelitian akan manfaat susu kambingnya yang terkenal mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Bapak-bapak yang kami hormati, sayangnya masyarakat kita belum begitu memahami dan mengerti akan manfaat ini. Selain itu ada mitos yang beredar di masyarakat bahwa minum susu kambing dapat menyebabkan darah tinggi. Hal ini tidak benar pak, justru susu kambing mampu menurunkan darah tinggi dan menaikkan darah rendah. Hal tersebut karena dalam kandungan susu kambing etawa terdapat senyawa yang bernama KALIUM yang berfungsi sebagai penstabil tekanan darah. Apabila Bapak makan dagingnya mungkin dapat menyebabkan darah tinggi, akan tetapi minum susunya malah justru menstabilkan tekanan darah, malah dapat menyembuhkan stroke pula.
Bapak-bapak yang kami hormati, fungsi yang lain adalah terapi penyakit Asma, Bronkitis dan paru-paru. Karena terdapat senyawa Flourin dan Betakasein. Ada kesaksian dari Ibu Bayanah, rumahnya di Semanggi RT:01/19 Surakarta, beliau sudah bertahun-tahun mengkonsumsi obat dari dokter sampai bosen minum obat, tapi setelah saya kenalkan dengan produk ALIIFA ini, dan mengkonsumsi susu ini habis 3 dos alhamdulillah sekarang tidak minum obat lagi. Dan alhamdulllah Asmanya sudah sembuh.
Bapak-bapak yang kami hormati, fungsi yang lain dari susu kambing ini adalah sebagai obat terapi untuk berpenyakit Maag Kronis, yang biasanya diawali dengan naiknya asam lambung. tanda-tandanya apabila pagi hari Bapak-Bapak mau gosok gigi akan terasa mutah. Berarti asam lambung bapak tinggi. Jangan dibiarkan, karena dapat membahayakan lambung, minum susu kambing ini karena susu ini mengandung senyawa yang namanya Mineral Alkalin yang mempunyai sifat Basa, sehingga akan menetralisir kelebihan asam dalam lambung. Jika sudah terlambat, ya ga pa pa lah. coba minum secara teratur susu ini, pasti sembuh.
Bapak-bapak yang kami hormati, susu ini sangat cocok juga untuk berbagai keluhan tulang, Osteoporosis, Pengapuran tulang, ataupun asam urat. karena susu ini mengandung Kalsium yang tinggi di bandingkan susu sapi.
Untuk anak-anak juga baik pak / bu, yaitu apabila anak-anak Bapak/ ibu yang alergi terhadap susu sapi yang biasanya kalo minum susu sering gatalan, atau bisulan, cobalah diberi susu ini, insyaAllah tidak akan bisulan lagi, karena susu ini terdapat senyawa yang namanya Lactoglobulin yang berfungsi sebagai penahan protein yang berlebih.
Dan masih banyak lagi manfaat dari susu kambing ALIIFA ini pak/bu, bisa bapak baca di brosur yang kami bagikan tadi.
Untuk cara mengkonsumsi Bapak/Ibu, untuk terapi penyembuhan minumlah 2 kali sehari sebanyak 2 sendok makan, yaitu pagi hari dan sebelum tidur. Untuk pencegahan dan menjaga kebugaran tubuh minumlah 1 kali sehari saja ketika akan tidur. Untuk anak-anak cukup 1 sendok makan.
Untuk harganya Bapak/Ibu, karena ini harga promosi, harganya Rp. 35.000 satu kotak. Bunga mawar bunga melati jangan ditawar udah harga mati.
Dan setiap pembelian satu kotak susu dapat hadiah langsung tanpa diundi. Hadiahnya TAS CANTIK BERWARNA HITAM ( sambil praktekkan masukkan susu ke tas kresek ).
Demikian kiranya penjelasan kami, apabila kurang jelas bisa hubungi kami di nomor telpon yang ada di brosur.
Terimakasih atas perhatiannya, SANTEN PARUTAN KLOPO, MENAWI WONTEN LEPAT NYUWUN PANGAPURO. Wassalamu'alaikum wr wb



 

CONTOH TEKS PRESENTASI

Assalamu'alaikum wr.wb

Yang kami hormati Bapak RT:02/10 Desa Suka Susu dan Pengurusnya, yang kami hormati Bapak-Bapak warga RT: 02/10 Desa suka susu. Pertama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan YME bahwa hari ini kita dapat bertatap muka untuk bersilaturrohni dalam rangka Pertemuan rutin warga RT: 02/10 Desa Suka susu.
Yang kedua kami ucapkan terimakasih atas sambutan dan waktu yang telah diberikan kepada kami untuk sedikit memberikan sosialisasi tentang susu kambing etawa sekaligus promosi akan produk kami yang super hembat ini.
Sebelumnya, perkenalkan dulu apabila ketemu di jalan ataupun di mana saja, tolong jangan dipanggil MAS SUSU atau MAS KAMBING ya pak, nama saya Cipto Danang, rumah saya Jl. jambu Raya 42 Jajar Surakarta. Saat ini saya bekerja sebagai marketing di SARI MADU UTAMA . yang beralamat di jalan Jl. Jambu Raya 42 Surakarta.Kehadiran kami disini untuk mensosialisasikan manfaat susu kambing etawa sekaligus promosi produk kami ini.
Bapak-bapak yang kami hormati, Kambing etawa adalah kambing peranakan dari kawin silang antara kambing India yang dibawa oleh penjajah Belanda pada masa itu dengan kambing lokal asal Purworejo. Ciri-ciri kambing ini pak, tubuhnya besar, tinggi dan telinga panjang. Makannya 80 % kulit kedelai dan 20 % nya baru rumput pilihan. Harga anak kambing ini Rp. 3.000.000,- dan jika sudah siap diperah harganya bisa mencapai Rp. 8.000.000,-
Saat ini kambing etawa sedang marak-maraknya di budidayakan karena banyak penelitian akan manfaat susu kambingnya yang terkenal mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Bapak-bapak yang kami hormati, sayangnya masyarakat kita belum begitu memahami dan mengerti akan manfaat ini. Selain itu ada mitos yang beredar di masyarakat bahwa minum susu kambing dapat menyebabkan darah tinggi. Hal ini tidak benar pak, justru susu kambing mampu menurunkan darah tinggi dan menaikkan darah rendah. Hal tersebut karena dalam kandungan susu kambing etawa terdapat senyawa yang bernama KALIUM yang berfungsi sebagai penstabil tekanan darah. Apabila Bapak makan dagingnya mungkin dapat menyebabkan darah tinggi, akan tetapi minum susunya malah justru menstabilkan tekanan darah, malah dapat menyembuhkan stroke pula.
Bapak-bapak yang kami hormati, fungsi yang lain adalah terapi penyakit Asma, Bronkitis dan paru-paru. Karena terdapat senyawa Flourin dan Betakasein. Ada kesaksian dari Ibu Bayanah, rumahnya di Semanggi RT:01/19 Surakarta, beliau sudah bertahun-tahun mengkonsumsi obat dari dokter sampai bosen minum obat, tapi setelah saya kenalkan dengan produk ALIIFA ini, dan mengkonsumsi susu ini habis 3 dos alhamdulillah sekarang tidak minum obat lagi. Dan alhamdulllah Asmanya sudah sembuh.
Bapak-bapak yang kami hormati, fungsi yang lain dari susu kambing ini adalah sebagai obat terapi untuk berpenyakit Maag Kronis, yang biasanya diawali dengan naiknya asam lambung. tanda-tandanya apabila pagi hari Bapak-Bapak mau gosok gigi akan terasa mutah. Berarti asam lambung bapak tinggi. Jangan dibiarkan, karena dapat membahayakan lambung, minum susu kambing ini karena susu ini mengandung senyawa yang namanya Mineral Alkalin yang mempunyai sifat Basa, sehingga akan menetralisir kelebihan asam dalam lambung. Jika sudah terlambat, ya ga pa pa lah. coba minum secara teratur susu ini, pasti sembuh.
Bapak-bapak yang kami hormati, susu ini sangat cocok juga untuk berbagai keluhan tulang, Osteoporosis, Pengapuran tulang, ataupun asam urat. karena susu ini mengandung Kalsium yang tinggi di bandingkan susu sapi.
Untuk anak-anak juga baik pak / bu, yaitu apabila anak-anak Bapak/ ibu yang alergi terhadap susu sapi yang biasanya kalo minum susu sering gatalan, atau bisulan, cobalah diberi susu ini, insyaAllah tidak akan bisulan lagi, karena susu ini terdapat senyawa yang namanya Lactoglobulin yang berfungsi sebagai penahan protein yang berlebih.
Dan masih banyak lagi manfaat dari susu kambing ALIIFA ini pak/bu, bisa bapak baca di brosur yang kami bagikan tadi.
Untuk cara mengkonsumsi Bapak/Ibu, untuk terapi penyembuhan minumlah 2 kali sehari sebanyak 2 sendok makan, yaitu pagi hari dan sebelum tidur. Untuk pencegahan dan menjaga kebugaran tubuh minumlah 1 kali sehari saja ketika akan tidur. Untuk anak-anak cukup 1 sendok makan.
Untuk harganya Bapak/Ibu, karena ini harga promosi, harganya Rp. 35.000 satu kotak. Bunga mawar bunga melati jangan ditawar udah harga mati.
Dan setiap pembelian satu kotak susu dapat hadiah langsung tanpa diundi. Hadiahnya TAS CANTIK BERWARNA HITAM ( sambil praktekkan masukkan susu ke tas kresek ).
Demikian kiranya penjelasan kami, apabila kurang jelas bisa hubungi kami di nomor telpon yang ada di brosur.
Terimakasih atas perhatiannya, SANTEN PARUTAN KLOPO, MENAWI WONTEN LEPAT NYUWUN PANGAPURO. Wassalamu'alaikum wr wb



 

Kamis, 04 Agustus 2011

KANDUNGAN SENYAWA SUSU KAMBING ETAWA

Dalam postingan kali ini perlu bapak / Ibu ketahui kandungan senyawa yang terkandung dalam susu kambing etawa. Menurut hasil banyak penelitian, ternyata susu kambing mempunyai banyak senyawa yang sangat baik untuk tubuh kita. Senyawa-senyawa tersebut antara lain :


  1. Zincum (Zn) : Pembentuk system kekebalan tubuh. 

  2. Mineral Alkaline : Baik untuk penderita Maag Kronis. 

  3. Flourin+Betakasein : Penderita Bronchitis, Asma, TBC, Pneumonia. 

  4. A2-betakasein dan Asam Amino Esensia : Pembentuk insulin berguna bagi penderita diabetes. 

  5. Cynokobalamin : Pembentuk zat HB bagi penderita demam berdarah, Anemia, Thalasemia. 

  6. Kalium (K) : Penderita Arteriosclerosis, Tekanan Darah Tinggi mapun Tekanan Darah Rendah 

  7. Enzim Xanthine Oxydase dan Niasin (Vit B3) berfungsi mengatasi sel Kanker / Tumor dan mengurangi efek toksis kemoterapi.

  8. Kalsium : Membantu pertumbuhan tulang dan mencegah Osteoporosis. 

  9. MCT (Medium Chain Trygliseride) : Berguna bagi program Dietary dan penyembuhan akibat Stroke. 

  10. Lactoglobulin : Penahan Protein penyebab alergi.  

  11. Riboflavin (Vit B2 ) dan B3 yang menumbuh kembangkan sel otak dan sel system saraf sehingga baik bagi kecerdasan anak dan menurunkan serangan migrain.

Itulah senyawa-senyawa yang terkandung dalam susu kambing etawa. Semoga dengan informasi tersebut semakin menambah wawasan dan kemantaban Bapak / Ibu untuk mengkonsumsi susu kambing etawa



KANDUNGAN SENYAWA SUSU KAMBING ETAWA

Dalam postingan kali ini perlu bapak / Ibu ketahui kandungan senyawa yang terkandung dalam susu kambing etawa. Menurut hasil banyak penelitian, ternyata susu kambing mempunyai banyak senyawa yang sangat baik untuk tubuh kita. Senyawa-senyawa tersebut antara lain :


  1. Zincum (Zn) : Pembentuk system kekebalan tubuh. 

  2. Mineral Alkaline : Baik untuk penderita Maag Kronis. 

  3. Flourin+Betakasein : Penderita Bronchitis, Asma, TBC, Pneumonia. 

  4. A2-betakasein dan Asam Amino Esensia : Pembentuk insulin berguna bagi penderita diabetes. 

  5. Cynokobalamin : Pembentuk zat HB bagi penderita demam berdarah, Anemia, Thalasemia. 

  6. Kalium (K) : Penderita Arteriosclerosis, Tekanan Darah Tinggi mapun Tekanan Darah Rendah 

  7. Enzim Xanthine Oxydase dan Niasin (Vit B3) berfungsi mengatasi sel Kanker / Tumor dan mengurangi efek toksis kemoterapi.

  8. Kalsium : Membantu pertumbuhan tulang dan mencegah Osteoporosis. 

  9. MCT (Medium Chain Trygliseride) : Berguna bagi program Dietary dan penyembuhan akibat Stroke. 

  10. Lactoglobulin : Penahan Protein penyebab alergi.  

  11. Riboflavin (Vit B2 ) dan B3 yang menumbuh kembangkan sel otak dan sel system saraf sehingga baik bagi kecerdasan anak dan menurunkan serangan migrain.

Itulah senyawa-senyawa yang terkandung dalam susu kambing etawa. Semoga dengan informasi tersebut semakin menambah wawasan dan kemantaban Bapak / Ibu untuk mengkonsumsi susu kambing etawa



Sabtu, 23 Juli 2011

ALASAN MEMILIH SUSU KAMBING ETAWA

Bapak / Ibu yang kami hormati, setelah kita mengetahui asal usul kambing etawa dan proses pembuatannya, kali ini kami mengajak Bapak/Ibu untuk mengetahui pula segudang manfaat yang terkandung dalam susu kambing etawa. Berikut kami sampaikan alasan mengapa bapak/Ibu harus memilih susu kambing. Susu kambing mempunyai kandungan gizi lengkap dan baik untuk kesehatan. Makanya, susu yang sedikit manis itu menjadi pilihan bagi yang tidak bisa mengkonsumsi susu sapi (lactose intolerance). Ia rendah laktosa sehingga tidak menimbulkan diare.

Keunggulan lainnya, susu kambing tidak mengandung beta-lactoglobulin. Senyawa alergen itu sering disebut sebagai pemicu reaksi alergi seperti asma, bendungan saluran pernapasan, infeksi radang telinga, eksim, kemerahan pada kulit, dan gangguan pencernaan makanan. Meski tidak membawa dampak alergi atau berisiko rendah menimbulkan alergi, jangan mengartikan susu kambing dapat dijadikan obat untuk menghilangkan reaksi alergi.

Sekalipun ada beberapa kasus alergi hilang karena mengkonsumsi susu kambing.Rantai asam lemak susu kambing lebih pendek dibanding susu sapi sehingga lebih mudah dicerna dan diserap sistem pencernaan manusia. Kandungan asam kaprik dan kapriliknya mampu menghambat infeksi terutama yang disebabkan oleh cendawan candida. Susu kambing juga tidak mengandung agglutinin yaitu senyawa yang membuat molekul lemak menggumpal seperti pada susu sapi. Itu sebabnya susu kambing mudah diserap usus halus.

Selain dikonsumsi, susu kambing baik juga untuk perawatan kulit. Sabun yang terbuat dari campuran susu kambing memiliki tingkat keasaman yang menyamai kulit. Efeknya terasa lembut di kulit dan tidak menimbulkan iritasi. Beberapa penelitian melaporkan penggunaan sabun ekstrak susu kambing memulihkan kelainan kulit seperti psoriasis dan eksema.

Protein

Karena kandungan proteinnya tinggi, susu kambing sangat baik untuk pertumbuhan dan pembentukan jaringan tubuh. Ia merupakan sumber protein yang murah tetapi bermutu tinggi. Secangkir susu kambing yang setara 244 g mengandung protein 8,7 g. Bandingkan dengan susu sapi yang hanya mengandung protein 8,1 g.Protein yang terdapat pada susu kambing mencakup 22 asam amino termasuk 8 asam amino esensial seperti isoleusin, leusin, dan fenilalanin. Asam amino esensial di dalam tubuh merupakan senyawa penting pembentuk sejumlah senyawa hormon dan jaringan tubuh. Susu kambing juga sumber mineral kalsium, fosfor, kalium, riboflavin (vitamin B2), dan protein.

Anak yang mengkonsumsi susu kambing memiliki kepadatan tulang yang baik, kadar hemoglobin meningkat, serta kecukupan vitamin A, B1, B2 dan B3 yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan sel otak dan saraf. Asam amino yang mengandung unsur belerang metionin, sistin, dan sistein penting untuk membangun kesehatan otak dan sistem saraf. Sistein dan asam amino lainnya juaga berperan dalam pembentukan sel darah penawar racun (detoksifikasi) bahan-bahan kimia berbahaya yang masuk ke dalam tubuh.

Susu kambing menyumbangkan 32,6% kalsium dan 27,0% fosfor dari kebutuhan dasar harian. Sementara susu sapi hanya memberikan 29,7% kalsium dan 23,2% fosfor dari kebutuhan dasar harian. Sebagai sumber kalsium, susu kambing bagus untuk pemeliharaan kekuatan dan kepadatan tulang. Dalam proses mineralisasi tulang, kalsium dan fosfor membentuk kalsiumfosfat-komponen utama mineral kompleks yang membentuk struktur dan kekuatan kepada tulang.Kalsium melindungi sel usus besar dari risiko kanker akibat zat kimia yang melewatinya, mencegah pengeroposan tulang setelah masa menopause atau radang sendi, mencegah migrain, menurunkan risiko timbulnya gejala sindroma premenstrual haid.

Ia juga berperan pada sejumlah kegiatan fungsional seperti proses pembekuan darah, merangsang saraf, kontraksi otot, pengaturan aktivitas enzim, pemberdayaan fungsi membran sel, dan pengaturan tekanan darah.Terkait dengan aktivitas fungsional itu, sistem tubuh yang kompleks mengatur jumlah kadar kalsium di dalam darah secara seksama. Tujuannya supaya tidak terjadi kekurangan kadar kalsium di dalam darah. Pengambilan kalsium dari dalam tulang akan terjadi bila asupan kalsium kurang akibat gizi yang tidak berimbang.

Riset terhadap 195 perempuan remaja, usia 10-12 tahun, menunjukkan konsumsi keju yang dibuat dari susu kambing menghasilkan total kepadatan tulang dan ketebalan korteks (lapisan luar) tulang lebih tebal daripada kelompok lainnya. Penelitian dilakukan pada 4 kelompok yaitu kelompok yang diberi keju susu kambing, preparat kalsium, preparat mineral kalsium ditambah vitamin D, dan plasebo.

Penelitian itu membuktikan bahwa dampak pemberian kalsium dari susu kambing jauh lebih baik ketimbang pemberian sediaan kalsium buatan (kimiawi). Dalam penelitian lain yang dipublikasi The American Journal of Clinical Nutrition, susu kambing terbukti mempercepat pembakaran lemak. Dalam penelitian itu, asupan kalsium alami tinggi bersumber dari susu kambing menghasilkan pembakaran lemak 20 kali lebih cepat dibanding yang tidak diberi asupan. Susu kambing juga mengandung riboflavin. Vitamin B2 itu berperan sebagai pembangkit energi berdasar pada reaksi oksidasi yang diperankan oleh flavoprotein-senyawa ikatan protein yang banyak ditemukan di dalam otot jantung dan otot lainnya.

Manfaat lain riboflavin yaitu menurunkan frekuensi serangan migrain. Ia juga berperan menghambat perusakan sel yang terjadi dalam proses produksi energi. Perusakan sel itu dihambat glutation. Untuk menghambat perusakan sel, senyawa protein yang dihasilkan mitokondria itu memerlukan pembaruan (daur ulang). Di dalam proses daur ulang itu, riboflavin berperan sebagai co-faktor dari enzim glutation reduktase sehingga terjadi reduksi dan oksidasi membentuk glutation yang baru.

Mitos

Dilihat dari kandungan gizinya, susu kambing tidak kalah dengan susu sapi. Kurangnya minat untuk mengkonsumsi susu kambing salah satunya lebih disebabkan karena anggapan susu kambing tidak boleh dikonsumsi penderita tekanan darah tinggi. Mitos itu tidak benar. Kandungan utama susu kambing yang terdiri dari kalium justru berfungsi menstabilkan tingginya tekanan darah, mengatur fungsi kerja jantung, dan menekan risiko terkena arteriosklerosis.

Pernyataan itu dikuatkan penelitian terhadap lebih dari 40.000 pria Amerika yang mengkonsumsi susu kambing selama 4 tahun. Kesimpulan riset menyatakan kelompok yang mengkonsumsi lebih banyak kalium, ternyata memiliki risiko terserang stroke lebih rendah. Dengan segudang manfaat, susu kambing baik dikonsumsi semua umur. (dr Zen Djaja MD, dokter sekaligus pimpinan Balai Pengobatan Umum Yayasan Tri Dharma, Malang)